🪸 Apa Perbedaan Antara Teropong Bintang Dan Teropong Bumi

Bintangmerupakan semua objek bermassa antara 0,08 sampai 200 massa matahari yang sedang dan pernah melangsugkan pembangkitan energi melalui reaksi fusi nuklir. Bintang yang terdekat dengan bumi adalah matahari. Sejarah dan Teori Terbentuknya Bintang. Bintang telah menjadi bagian dari kehidupan manusia sejak zaman dahulu kala. Carakerja teropong bintang mirip dengan cara kerja mikroskop. Teropong ini terdiri atas dua buah lensa cembung yaitu lensa objektif dan okuler.Lensa objektif digunakan untuk menangkap cahaya dari benda-benda yang jauh. Karena jaraknya jauh,benda dapat dianggap diletakkan diluar 2f.Dengan demikian bayangan yang dibentuknya nyata,terbalik,dan Teropongbumi atau medan sebenarnya sama dengan teropong bintang yang dilengkapi dengan lensa pembalik. Sifat bayangan yang dibentuk teropong medan adalah maya, tegak, dan diperbesar. Panjang teropong bumi adalah panjang fokus lensa obyektif ditambah 2 kali jarak fokus lensa pembalik dan panjang fokus lensa okuler. Dalamayat-ayat lain Allah berfirman: Apabila langit terbelah, dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan. (al-Infithar/82: 1-2) Apabila langit terbelah, dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya patuh. (al-Insyiqaq/84: 1-2). Dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi rapuh. (al-haqqah/69: 16) Teropongmerupakan salah satu alat optik yang digunakan untuk dapat mengamati benda-benda yang letaknya jauh agar tampak lebih dekat dan lebih jelas. Teropong juga sering disebut sebagai teleskop. Teleskop ini pertama kali ditemukan oleh Galileo Galilei. Teropong ini ada dua macam, yaitu teropong bintang dan teropong bumi. Teropong bintang ditentukandengan rumus: = Panjang teropong bintang adalah jarak antara lensa objektif dan okulernya, dengan rumus: L = fob + fok Teropong Bumi Teropong bumi digunakan untuk melihat benda-benda di permukaan bumi. Teropong bumi terdiri atas tiga lensa cembung yang masing-masing berperan sebagai lensa objektif, lensa pembalik, lensa okuler. Keuntunganpraktis dari teropong prisma sama dengan teropong bumi : Dengan demikian cara mengamati obyek apakah mau dengan cara berakomodasi maupun tidak berakomodasi tergantung dari posisi lensa okulernya. Oleh karena itu jarak antara obyektif dan okuler dapat diubah-ubah. Panjang teropong adalah jarak antara lensa obyektif dan lensa Alatoptik memanfaatkan prinsip pemantulan dan atau pembiasan cahaya. Ada beberapa alat optik antara lain kamera, lup, mikroskop, teleskop, proyektor, dan episkop. 1) KAMERA - Kamera adalah alat optik yang berguna untuk menghasilkan gambar melalui proses fotografi, yaitu proses menghasilkan gambar dengan cahaya pada film. Perbedaanutama antara asteroid dan komet adalah komposisinya, seperti dalam, terbuat dari apa. Asteroid terdiri dari logam dan bahan batuan, sedangkan komet terdiri dari es, debu dan bahan batuan. Asteroid dan komet terbentuk pada awal sejarah tata surya sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu. Asteroid terbentuk lebih dekat ke Matahari, di mana . Teropong disebut juga dengan nama teleskop. Mungkin kalian pernah melihat teropong, misalnya di planetarium atau dari gambar-gambar seperti gambar di bawah ini. Teropong merupakan alat optik yang dapat digunakan untuk membantu melihat benda-benda jauh. Teropong tersusun oleh dua lensa utama seperti mikroskop. Lensa yang dekat objek juga diberi nama lensa objektif dan yang dekat mata disebut lensa okuler. Lensa okulerpun punya sifat yang sama yaitu berfungsi sebagai lup. Artikel kali ini akan menyajikan informasi tentang rumus perbesaran sudut anguler dan rumus panjang teropong pantul yang terdiri atas 3 jenis, yaitu teropong bintang, teropong bumi dan teropong panggung lengkap dengan contoh soal dan pembahasannya. Untuk itu silahkan kalian simak baik-baik penjelasan berikut ini. 1. Teropong Bintang Teropong memiliki jenis yang banyak tetapi memiliki dasar yang sama. Dasar dari teropong itu adalah teropong bintang. Teropong bintang atau disebut juga teleskop astronomi dipakai untuk mengamati benda-benda langit, misalnya planet-planet, bulan, bintang-bintang, dan lain sebagainya. Pada teropong bintang terdapat dua buah lensa positif lensa objektif dan lensa okuler dengan jarak fokus lensa objektif lebih besar dari lensa okuler, fob > fok. Untuk mata berakomodasi maksimum prinsip kerja ● lensa objektif sob = ∞ s’ob = fob ● lensa okuler berfungsi sebagai lup sok fok. Untuk mata berakomodasi maksimum prinsip kerja ● lensa objektif sob = ∞ s’ob = fob ● lensa pembalik sp = 2fp s’p = 2fp ● lensa okuler berfungsi sebagai lup sok < fok s’ok = −sn titik dekat mata normal Rumus perbesaran sudut dan panjang tubus adalah sebagai berikut. Perbesaran sudut M = fob sok Panjang tubus d = fob + 4fp + sok Keterangan M = perbesaran sudut d = panjang teropong fob = jarak fokus lensa objektif sok = jarak benda oleh lensa okuler fp = jarak fokus lensa pembalik Untuk mata tak berakomodasi prinsip kerja ● lensa objektif sob = ∞ s’ob = fob ● lensa pembalik sp = 2fp s’p = 2fp ● lensa okuler berfungsi sebagai lup sok = fok s’ok = ∞ Rumus perbesaran sudut dan panjang tubus adalah sebagai berikut. Perbesaran sudut M = fob fok Panjang tubus d = fob + 4fp + fok Keterangan M = perbesaran sudut d = panjang teropong fob = jarak fokus lensa objektif fok = jarak fokus lensa okuler fp = jarak fokus lensa pembalik Contoh Soal dan Pembahasan Sebuah teropong Bumi dengan jarak fokus lensa objektif, pembalik dan okuler berturut-turut 80 cm, 5 cm dan 20 cm. Teropong ini digunakan untuk melihat benda jauh oleh orang bermata normal dengan berakomodasi maksimum. Tentukanlah perbesaran sudut dan panjang tubusnya. Penyelesaian Diketahui fob = 80 cm fp = 5 cm fok = 20 cm s’ok = titik dekat mata normal = -25 cm Ditanyakan M dan d Jawab Karena mata berakomodasi maksimum, maka perbesaran sudut teropong Bumi dapat kita cari menggunakan persamaan berikut. Oleh karena jarak benda pada lensa okuler sok belum diketahui, maka kita tentukan dahulu menggunakan persamaan yang berlaku pada lensa yaitu sebagai berikut. Dengan demikian, perbesaran sudutnya adalah Dan panjang tubus teropong dapat kita tentukan dengan menggunakan persamaan berikut. d = fob + 4fp + sok ⇒ d = 80 cm + 45 cm + 11,1 cm ⇒ d = 80 cm + 20 cm + 11,1 cm = 111,1 cm Jadi, perbesaran sudut dan panjang teropong Bumi tersebut adalah 7,2 kali dan 111,1 cm. 3. Teropong Panggung Teropong panggung disebut juga teropong tonil atau teropong Galilei karena yang mengembangkan jenis teropong ini adalah Galileo Galilei. Teropong panggung memiliki fungsi yang sama dengan teropong bumi. Tetapi untuk pembalikan bayangannya supaya tegak digunakan lensa negatif lensa cekung pada lensa okuler. Jadi, teropong panggung menggunakan sebuah lensa positif sebagai lensa objektif dan sebuah lensa negatif sebagai lensa okuler yang juga berfungsi sebagai lensa pembalik. Untuk mata berakomodasi maksimum prinsip kerja ● lensa objektif sob = ∞ s’ob = fob ● lensa okuler berfungsi sebagai lensa pembalik fok < sok < 2fok di belakang lensa okuler s’ok = −sn titik dekat mata normal Rumus perbesaran sudut dan panjang tubus adalah sebagai berikut. Perbesaran sudut M = fob sok Panjang tubus d = fob + sok Keterangan M = perbesaran sudut d = panjang teropong fob = jarak fokus lensa objektif sok = jarak benda oleh lensa okuler Untuk mata tak berakomodasi prinsip kerja ● lensa objektif sob = ∞ s’ob = fob ● lensa okuler sok = fok di belakang lensa okuler s’ok = ∞ Rumus perbesaran sudut dan panjang tubus adalah sebagai berikut. Perbesaran sudut M = fob fok Panjang tubus d = fob + fok Keterangan M = perbesaran sudut d = panjang teropong fob = jarak fokus lensa objektif fok = jarak fokus lensa okuler bernilai negatif Contoh Soal dan Pembahasan Sebuah teropong panggung dengan jarak fokus lensa objektif dan okulernya berturut-turut adalah 50 cm dan 5 cm. Teropong tersebut digunakan untuk melihat bintang oleh orang yang bermata normal tanpa berakomodasi. Tentukanlah perbesaran sudut dan panjang tubusnya. Penyelesaian Diketahui fob = 50 cm fok = −5 cm Ditanyakan M dan d Jawab Untuk penggunaan dengan mata tanpa akomodasi, perbesaran sudut teropong panggung dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut. Jadi, perbesaran sudutnya adalah 10 kali. Panjang teropong dihitung dengan rumus berikut. d = fob + fok d = 50 + −5 d = 45 Jadi, panjang tubung teropong panggung tersebut adalah 45 cm. College Loan Consolidation Saturday, September 20th, 2014 - Kelas VIII Teropong merupakan alat yang digunakan untuk mengamati benda-benda yang letaknya jauh agar kelihatan lebih dekat dan jelas. Ada beberapa jenis teropong. Dipandang dari letak objeknya dapat dibedakan menjadi teropong bintang dan teropong Jenis-Jenis Teropong Teropong dibagi menjadi 2, yaitu Teropong bias, terdiri atas beberapa lensa Teropong pantul, terdiri atas beberapa cermin dan lensa. Untuk teropong bias masih terbagi menjadi beberapa jenis antara lain Teropong bintang Teropong bumi Teropong prisma Teropong panggung Pada teropong bias panjang fokus objektifnya lebih besar daripada panjang fokus okulernya. Teropong Bintang Teropong bintang disebut juga teropong astronomi. Teropong ini digunakan untuk mengamati bintang-bintang di langit dan pengamatannya berlangsung berjam-jam. Oleh karena itu, agar mata tidak cepat lelah, maka pengamatan dilakukan dengan mata tak berakomodasi. Pembentukan bayangan yang dibentuk oleh teropong bintang kira-kira dapat dilihat seperti gambar berikut. Pembentukan bayangan pada teropong bintang Perbesaran bayangannya Panjang teropong d = fob + fok Sifat bayangan maya, terbalik, diperbesar Teropong Bumi Teropong bumi menggunakan 3 buah lensa cembung yang berfungsi sebagai okuler, objektif dan pembalik, semuanya terbuat dari lensa cembung. Fungsi lensa cembung hanya membalik bayangan yang dihasilkan lensa objektif tanpa mengubah ukuran bayangan. Oleh karena itu benda bagi lensa pembalik harus terletak di 2F. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut! Pembentukan bayangan pada teropong bumi Perbesaran bayangannya Panjang teropong d = fob + 4 fp + fok Sifat bayangan maya, tegak, dan diperbesar Teropong Prisma Teropong prisma disebut juga teropong binokuler karena menggunakan dua buah lensa okuler. Pembalik untuk teropong prisma menggunakan prisma yang fungsinya sama dengan lensa pembalik. Oleh karena itu, teropong prisma lebih pendek seperti gambar di samping ini. Teropong binokuler Teropong Panggung Teropong ini hampir sama dengan teropong bumi, hanya saja lensa pembalik dan lensa okulernya menggunakan 1 lensa cekung. Maksudnya 1 lensa cekung berfungsi sebagai pembalik sekaligus lensa okuler. Replika teleskop Galileo seperti gambar berikut. Teleskop Galileo Untuk menggambarkan pembentukan bayangan teropong tersebut seperti di bawah ini. Pembentukan bayangan pada teropong panggung Perbesaran bayangannya Panjang teropong d = fob + fok Nilai fok harus negatif Sifat bayangan maya, tegak, dan diperbesar

apa perbedaan antara teropong bintang dan teropong bumi